- Back to Home »
- Jurusan Teknik Informatika , Nama : Lenny Bubun , Nim : 12110157 , STIKOM ARTHA BUANA , Tugas jarkom 2 »
- Konfigurasi Jaringan pada untuk Server Ubuntu (Tugas Jaringan komputer 2)
Posted by : Lenny Bubun
Kamis, 20 Maret 2014
Konfigurasi Jaringan Pada Ubuntu Server
setelah melakukan Instalasi Ubuntu
Server. Namun karena selama instalasi tidak ditemukan server DHCP, konfigurasi
jaringan untuk sementara kita tinggalkan. Jaringan merupakan salah satu
komponen paling penting di server. Kalau tidak ada jaringan yang berfungsi
dengan baik, bagaimana user akan mengakses layanan di server tersebut? Untuk
itulah kita harus segera melakukan hendak kita mengonfigurasinya.Nah guys…bagaimana
kah caranya???penasaran??
langsung aja di bawah ini… J
langsung aja di bawah ini… J
Ada dua tipe konfigurasi jaringan
di ubuntu, yang pertama adalah yang bersifat sementara. Pada tipe ini
semua konfigurasi yang kita atur hanya bersifat temporer. Ia akan hilang begitu
server di-restart. Pengaturannya dilakukan dengan mengetik perintah
secara langsung di command line. Sebelum memulai, kita cek dulu alamat
IP yang dimiliki oleh interface ethernet milik server.
ifconfig
eth0
eth0
adalah nama dari ethernet di server. Kita juga bisa cek tanpa tahu nama
dari ethernet di Ubuntu server dengan melakukan sedikit perubahan pada
perintah di atas.
ifconfig
-a
Hasil dari dua perintah tersebut
kurang lebih sama, bedanya perintah pertama hanya akan menampilkan alamat IP interface
eth0.
Perintah yang sama juga kita gunakan
untuk memberikan alamat IP pada interface jaringan. Namun kali ini kita
menambahkan alamat IP dan netmask.
sudo
ifconfig eth0 10.10.10.210/24
Jangan lupa untuk menggunakan sudo karena kita butuh akses root untuk melakukan
konfigurasi. Cek kembali alamat IP untuk meyakinkan bahwa perintah yang kita
eksekusi sudah benar.
Kita juga perlu menambahkan alamat gateway
yang digunakan untuk mengakses jaringan lain. Eksekusi perintah berikut untuk
melakukan pengaturan alamat default gateway:
sudo
route add default gw 10.10.10.254
Gunakan perintah berikut untuk
memeriksa alamat gateway yang sudah diberikan ke server.
route
-n
Hasilnya tampak seperti pada
tangkapan layar di bawah ini. Default gateway adalah yang berada pada
barisan dengan kolom Destination bernilai 0.0.0.0
Kemudian tes apakah kita sudah bisa
mengakses server lain menggunakan perintah ping.
Server gateway di alamat
10.10.10.254 sudah memberikan reply, artinya konfigurasi sudah benar.
Konfigurasi Jaringan Permanen
Bila konfigurasi sebelumnya akan
hilang ketika server di-restart, tipe ini justru kebalikannya.
Konfigurasi jaringan akan tetap ada sekalipun server dimatikan kemudian
dihidupkan kembali. Pengaturannya kita lakukan dengan mengubah file /etc/network/interfaces. Kita dapat menggunakan editor seperti vim atau nano untuk
melakukan pengubahan.
sudo
nano /etc/network/interfaces
Tambahkan baris-baris berikut ini di
akhir file tersebut.
auto
eth0
iface eth0 inet static
address 10.10.10.220
netmask 255.255.255.255
gateway 10.10.10.24
iface eth0 inet static
address 10.10.10.220
netmask 255.255.255.255
gateway 10.10.10.24
Aktifkan konfigurasi di atas dengan
menjalankan perintah:
sudo ifdown eth0
sudo ifup eth0
Jangan lupa untuk memeriksa kembali apakah eth0 sudah mendapatkan alamat IP yang baru.
terima
kasih ..
marilah
kita menjadi administrator Server Ubuntu yang profesional guys..
Posting Komentar