Ketika
sedang mendaki gunung, Hamidi bertemu dengan nenek-nenek yang berjalan
mondar-mandir di bibir jurang sambil mengatakan "86.. 86.. 86.." tanpa
henti dan terus melihat ke dasar jurang.
Dengan penasaran, Hamidi bertanya pada si nenek, "Ada apa nek? dari tadi
saya dengar nenek selalu bicara angka 86, emangnya ada apa dengan angka
itu???". Tetapi si nenek terus mengatakan 86... 86... tanpa
menghiraukan Hamidi...
Dengan penasarannya Hamidi mendekat dan mengulangi pertanyaannya, tapi
si nenek tetap cuek dengan 86-nya dan terus melihat ke dasar jurang.
Dengan penasaran Hamidi lebih mendekati si nenek dan ikut melihat
kedasar jurang. Dengan tenangnya si nenek mendorong Hamidi ke dasar
jurang, lalu berkata, "87... 87... 87..."


Posting Komentar